Posisi Tidur Ibu Hamil Yang Benar & Direkomendasikan

Apakah Anda sedang hamil muda? Selain memperhatikan asupan gizi, pemilihan posisi tidur yang benar dan tepat juga sangat direkomendasikan loh. National Sleep Foundation menemukan fakta, bahwa sekitar 78 persen perempuan hamil mengalami kendala tidur. Khusus wanita hamil posisi tidur merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Dari University of Auckland dibuktikan adanya korelasi positif antara keguguran dengan posisi tidur ibu hamil muda. Bilamana salah mengambil posisi, aliran darah untuk janin menjadi terhambat. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan kematian janin. Peredaran darah yang tidak lancar dapat mengakibatkan asupan oksigen berkurang. Selain itu dapat beresiko merusak otak, mengalami kelainan jantung, serta autisme.

Posisi Tidur Ibu Hamil yang Baik

Berikut adalah informasi seputar posisi tidur ibu hamil yang direkomendasikan.

• Hindari posisi telentang

Pasca memasuki usia kehamilan trimester kedua, terutama setelah bulan kelima, ibu hamil dianjurkan untuk tidak tidur dalam posisi telentang. Adanya tekanan pada pembuluh darah besar, yaitu aorta dan vena cava inferior, bisa meningkat bila ibu hamil tidur dalam posisi telentang, akibatnya dapat menghambat peredaran darah ke tubuh ibu, termasuk ke janin.

• Menyamping ke kiri

Ada beberapa ahli menganjurkan ibu hamil untuk tidur dalam posisi menghadap ke kiri yang bertujuan memperlancar sirkulasi darah, baik yang menuju jantung maupun yang menuju ke rahim, janin, dan ginjal. Berbaring menghadap ke kiri membuat lambung berada pada posisi yang nyaman dan tidak menekan organ hati yang terletak di sisi kanan. Posisi tidur seperti ini juga dapat mengurangi pembengkakan pada pergelangan kaki, tungkai kaki dan tangan, karena posisi tersebut membantu ginjal bekerja lebih leluasa dalam membersihkan zat sisa dan cairan dari tubuh. Pada saat ginjal menahan cairan dan zat sisa, ibu hamil bisa mengalami pembengkakan atau edema. Namun banyak ahli menyatakan tidak perlu terlalu memusingkan apakah menyamping ke kiri atau ke kanan, selama posisi tersebut membuat ibu hamil merasa nyaman.

Baca juga :

• Gunakan bantal

Bantal dapat memberikan posisi tidur ibu hamil terasa lebih nyaman. Saat ibu hamil merasa sesak napas atau napas terasa berat, letakkan bantal di bawah sisi samping tubuh untuk menaikkan posisi dada atau jika merasakan nyeri pada ulu hati, letakkan beberapa bantal untuk menopang kepala dan punggung agar posisi badan bagian atas menjadi lebih tinggi. Ibu hamil dapat tidur dalam posisi setengah duduk untuk membantu asam lambung tidak naik. Sementara itu, untuk menopang tubuh dalam posisi menyamping ke kiri, Anda dapat meletakkan bantal di bagian samping perut dan di antara kedua tungkai atau lutut. Ibu hamil juga bisa menggunakan bantal khusus untuk membuat tidur menjadi lebih nyaman.

• Lakukan Ini Jika Susah Tidur Nyenyak

Adalah biasa bila ibu hamil sulit untuk tidur nyenyak di malam hari karena dapat mengalami berbagai gangguan, seperti kerap terbangun di malam hari akibat sering buang air kecil, merasa sesak napas, jantung berdebar karena meningkatnya detak jantung, sakit punggung dan kram kaki, konstipasi, atau rasa nyeri di ulu hati. Stres juga dapat membuat ibu hamil sulit tidur. Untuk meningkatkan kualitas tidur di malam hari, beberapa langkah berikut mungkin dapat membantu.

  1. Ciptakanlah rutinitas tidur dan bangun tidur di waktu yang sama setiap harinya.
  2. Hindari melakukan olahraga saat mendekati waktu tidur.
  3. Aktifitas relaksasi sebelum tidur, seperti minum susu hangat dicampur madu.
  4. Biasakan untuk tidak minum teh, kopi, atau minuman bersoda, karena pada umumnya mengandung kafein.
  5. Ikuti senam hamil secara rutin untuk membuat tubuh lebih bugar, pertemuan dengan sesama ibu hamil dapat menjadi kesempatan berbagi cerita dan mengurangi kecemasan.
  6. Pada saat mengalami kram pada kaki hingga terbangun dari tidur, cobalah untuk memijakkan telapak kaki ke dinding dan dorong perlahan hingga terasa tarikan pada otot betis dan belakang paha. Tahan selama beberapa saat sampai kram reda.

Selain memperhatikan posisi tidur yang nyaman, pastikan juga Anda mendapatkan kalsium yang cukup untuk mengurangi kram pada kaki. Berbagai asupan nutrisi penting lain bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi sayuran, buah, dan susu secara seimbang. Guna mencukupi kebutuhan gizi, ibu hamil juga perlu mengonsumsi vitamin prenatal. Selain itu, selalu memeriksakan kehamilan di dokter kandungan untuk memantau kondisi kesehatan Anda dan janin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *