4 Makanan yang Harus Dihindari Bagi Ibu Hamil

hindari makanan ini

Demi kehamilan yang sehat, nutrisi dan gizi yang baik sangat dibutuhkan. Makanan menjadi sebab utama yang akan menentukan kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Janin dalam kandungan membutuhkan nutrisi yang baik agar tumbuh dan kembangnya berjalan sempurna. Mums harus mengontrol asupan makanan yang dikonsumsinya. Makanan bukan sekadar untuk menambah energi, makanan yang salah akan berdampak buruk pada janin. Beberapa makanan dapat memperlambat tumbuh-kembang janin bahkan bisa menyebabkan janin keracunan. Ada beberapa makanan yang harus diberi perhatian lebih, bahkan dihindari oleh ibu hamil. Selama mums hamil pasti merasa ingin makan terus. Sebagian besar ibu hamil senang mengemil ataupun mengonsumsi makanan setelah melewati masa trimester pertama atau melewati masa-masa morning sickness.

Demi memenuhi asupan nutrisi bagi janin, ibu memang dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi untuk mendukung tumbuh-kembang si Kecil di dalam perut. Akan tetapi, demi keselamatan dan kualitas janin, sebaiknya ibu hamil perlu memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi dan selalu menjaga kebersihan bahan makanan. Karena, selama hamil tubuh lebih rentan terhadap racun, parasit atau bibit penyakit yang ada dalam makanan.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang harus dihindari bagi ibu hamil:

Makanan laut yang tinggi merkuri

Beberapa jenis ikan dan kerang memiliki kadar merkuri tinggi. Kadar merkuri dapat berbahaya bagi sistem saraf janin. Semakin besar ukuran ikan, kadar merkurinya semakin tinggi. Beberapa ikan yang dilarang untuk ibu hamil di antaranya adalah ikan hiu, ikan makerel raja, tilefish, ikan marlin, ikan sea bass, dan ikan todak. Makanan laut yang aman dikonsumsi adalah udang, ikan salmon, ikan teri, ikan kod, ikan nila, ikan trout, tuna, dan ikan bilis. Namun pengonsumsiannya juga sangat perlu dibatasi, ahli merekomendasikan untuk mengonsumsinya dua kali saja dalam satu minggu.

Telur setengah matang atau mentah

Telur setengah matang atau mentah, ataupun makanan yang dibuat dengan campuran telur mentah dapat menjadi sumber Salmonella penyebab diare yang berat pada ibu hamil. Juga daging atau ikan yang setengah matang atau dimasak kurang matang mesti dihindari karena dapat mengandung toksoplasmosis, yang dapat menyebabkan infeksi pada janin.

Baca juga artikel lainnya :

Susu, keju, atau yoghurt yang tidak disterilkan

Makanan-makanan ini dikhawatirkan mengandung bakteri Listeria penyebab keguguran atau persalinan dini. Begitu juga makanan yang terlalu pedas Makanan pedas tidak terbukti berpengaruh langsung pada bayi. Namun, makanan terlampau pedas dikhawatirkan dapat mengganggu saluran cerna Ibu hamil yang membuat tidak nyaman atau mulas.

Mie instan

Mie instan mengandung bahan-bahan kimia seperti pengawet, penguat rasa, pengatur keasamaan dan pengenyal yang kurang baik jika dikonsumsi setiap hari bagi ibu hamil maupun tidak.

Nah, Mums kini dapat menghindari makanan-makanan di atas untuk menjaga kesehatan janin selama kehamilan. Sehat selalu ya, Mums..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *